Tika jahiliyyah.

Tika jahilliyah

Hidupku resah

hatiku gundah

langkahku gelisah

 

Tika jahiliyyah

hidupku susah

tidak terarah

mencari padah

 

Tika jahiliyyah

solat payah

puasa lemah

jauh dari ALLAH

 

Tika jahiliyyah

ibu puas marah

sama juga ayah

 

Tika jahiliyyah

ada teman dakwah

mengajar erti islah 

 

Kini aku ‘berserah’

Matlamatku Allah

Panduanku Al Quran Sunnah

Temanku di musollah

Pengatur waktuku solah

Penenang jiwaku zikrullah

 

Hidayah milik ALLAH

Hidayah milik ALLAH

Hidayah milik ALLAH

 

Citaku asbab hidayah

Ingin berkongsi cerah

Mengejar syurga Allah

AKU DAN KALIAN

Dengan nama ALLAH yang maha pemurah lagi maha penyayang.

Hasil nukilan seorang rakan yang tidaklah sepuitis tulisan penyair, tidaklah seindah bait2 lagu tulisan seorang kompesor,tetapi teguran dan luahan hati yang menyentuh hati yang selesa dan tidak prihatin.

AKU DAN KALIAN

 

Dimanakah cinta kalian

Di kala aku memerlukan

 

Malam hari kalian ke masjid

Sedang di jalanan aku merempit

 

Kalian sibuk bertilawah taranum Al-Quran

Sedang aku dibiarkan tanpa panduan Al-Quran

 

Malam hari kalian bertahajud menyembah tuhan

Sedang aku bersama rakan berpeleseran

 

Heboh kalian bercerita bab kemungkaran

Sedang aku riang ria dibiarkan mencuri sakan

 

Bersusah payah kalian mencari redha tuhan

Hinggakan aku dipandang hina tanpa kasihan

 

Perempuan motor dan rokok menjadi teman

Kerana kalian terlalu agung untuk diteman

 

Ana enta kalian berkasih sayang

Sedang aku berabang sayang

 

Syurga menjadi matlamat kalian

Hingga aku ke neraka kalian lupakan

 

Cinta kepada tuhan kalian kejarkan

Hingga tiada cinta kepada sahabat kalian

 

Adakah cinta dan syurga Allah hanya milik kalian

Sedang aku dibiarkan tanpa tahu kewujudan?

 

Adakah hidup ini hanya kalian dan tuhan

Tanpa ada hubungan dengan persekitaran?

 

Siang malam kalian berusrah meningkatkan iman

Sedang aku berpesta siang malam laki perempuan

 

Adakah keindahan usrah hanya untuk kalian

Sedang aku dibiarkan maharajalela di jalanan?

 

Kalian begitu selesa

Sedang aku sengsara

 

Andai aku ke neraka dan syurga milik kalian

Akan ku ungkit agar aku bertemankan kalian!

 

 Tiada apa-apa yang boleh komenkan kerana maksud dan mesejnya amat jelas. Teguran dan nasihatnya amat2 menikam hati penulis yang selama ini duduk bersenag lenang.