Harimau mati meninggalkan belang…

2 tahun yang lalu, perginya tok yang sedikit sebanyak mengajarkan erti ugama. tidak banyak tapi sedikit sebanyak memberi spark untuk terus mengenali erti Islam.

Setahun yang lalu si nenek pula pergi meninggalkan dunia yang fana’. Meninggal dunia pada usia yang lanjut. Tidak lama sakitnya. Seminggu lebih terlantar dan terus pergi. Juga orang yang berusaha hidup dalam ugama. Lidah tidak kering dengan tazkirah..

Baru-baru ini ‘mok’ pula yang pergi. Tidak sempat lama berkenalan. Pertama kali bersua sekitar 2 tahun lalu. Pernah berkunjung ke rumah 2 3 kali. Alhamdulillah. Umor mencecah 90an. Seorang tua yang sangat gigih. Anak-anak semuanya ‘menjadi’ dengan career masing-masing. Boleh sangat untuk menanggung ‘mok’. Tapi ditegah ‘mok’ yang ingin berdiri di atas kaki sendiri. Di usia lanjut masih berjual kecil-kecilan. Tak banyak. Sangat sedikit tapi usaha gigih untuk terus hidup sendiri…

Tika ku lawat umah usangnya dahulu..si tua ini masih aktif mengajarkan Al-quran kepada anak2 kecil…di usia lanjutnya dia terus segar mengajar anak umat ini walau tubuh sudah di makan usia.

Perginya seorang tua dengan amalan sebesar gunung harapnya.

Manusia mati meninggalkan nama…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s